Live Chat

YM 1   
YM 2   

KANTOR PUSAT

Gedung Dana Pensiun - Bank Mandiri Lt 3 A 
Jl. Tanjung Karang No. 3-4 A 
Jakarta 10230 - Indonesia 

Telp : 021 - 3148331
    021 - 3913640
Fax : 021 - 3927668
E-mail : corsec@primarindo.com

 

PABRIK

Jl. Raya Ranca Bolang No.98

Gadebage-Bandung

Indonesia

Telp   : 022-756-0555

Fax    : 62-22-756-2406

Good Corporate Governance > UNIT AUDIT INTERNAL

UNIT AUDIT INTERNAL

Sistem pengendalian intern menelaah seluruh pendekatan yang dilakukan Perseroan terhadap pengelolaan dan pengendalian resiko serta proses yang dilakukan untuk mengelola resiko serta pengungkapannya.

 

Uraian Singkat Pelaksanaan Tugas Auditor Internal

Tugas dan tanggung jawab Auditor Internal sebagaimana tertuang dalam Piagam Audit Internal adalah sebagai berikut:

  • Menyusun dan merencanakan rencana Audit Internal Tahunan,
  • Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan perusahaan,
  • Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, produksi, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya,
  • Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen,
  • Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris,
  • Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut dan perbaikan yang telah disarankan,
  • Bekerjasama dengan Komite Audit,
  • Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukannya, dan
  • Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

 

Sistem Pengendalian Internal

Perseroan melakukan sistem pengendalian internal yang diwujudkan dalam bentuk:

  1. Menyusun struktur organisasi yang memisahkan tanggungjawab fungsional secara tegas.
  2. Mengatur sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan  perlindungan yang cukup terhadap aktiva, hutang, pendapatan dan biaya.
  3. Melakukan praktik yang sehat dalam pelaksanakan tugas dan fungsi di setiap unit.
  4. Menempatkan karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya.
  5. Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi.
  6. Mendorong efisiensi dengan menggunakan sumber daya dan sarana secara berdaya guna dan berhasil guna.
  7. Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Secara berkala Perseroan melakukan review atas efektivitas sistem pengendalian intern tersebut.